Kampoeng Pujangga

Ikon

Peta Penyair Muda Jawa Timur

MENARIK sekali untuk melihat perkembangan dan dinamika para penyair muda Jawa Timur yang terlahir sesudah 1970. Generasi ini kurang lebih mulai menulis puisi pada era 90-an dan yang terlahir pada tahun 1980 mulai menulis pada 2000-an.

Dengan berbagai problematik pencarian jati dirinya. Tentu saja karena wilayah Jawa Timur mencakup daerah-daerah yang bermacam- macam geografinya, baik perkotaan, pesisir, pedesaan, dan daerah transisi, maka wajar saja hasil capaian para penyairnya bervariasi. Belum lagi, secara institusi ada yang menggeluti puisi sejak di SMA,pondok pesantren,maupun saat kuliah.

Baca entri selengkapnya »

Filed under: Tulisan Non-Saya

Pengantin Baru yang Gelisah

Malam ini, malam pernikahan Turiman. Di samping pelaminan, sudah dibangun sebuah panggung. Orang-orangpun segera tahu kalau itu adalah panggung untuk penyanyi dangdut menyambut para tamu yang datang untuk mengucapkan selamat kepada kedua mempelai. Biasanya juga untuk menyambut orang-orang dari pihak pria dalam acara tembang manten*. Dimana kedua pengantin naik ke pentas dan semua orang, terutama dari pihak pria memberikan bunga-bunga sosial berupa uang sawer kepada pengantin dan juga penyanyi dangdut. Baca entri selengkapnya »

Filed under: Ceritera

Saatya Berkarya

Domestik

  • 72.772 hits

The Voices of Soul

Rindu Malam

malam


rinduku pada bulan tak usai rinduku pada perawan. ketika gelap terendam dalam kamar lampu-lampu kota menatapku dengan tangis dan ratapan masihkah kelepak malam menawarkan kesetiaan ketika segenap purnama tak lagi menatap polusi yang kian menebal dalam kalbuku? aku mengajak kalian berbenah, menuntaskan malam yang hampir binasa. namun sisa pembakaran tubuhmu terus menyala seakan menjelma perapian selanjutnya. aku berangkat menuju bintang-bintang menghampar sejuta pertanyaan yang tak pernah kita sepakati

Linky in Show




Saya bersama teman-teman sekampus, seusai menonton pagelaran membaca puisi di Taman Ismail Marzuki, bersama Jamal D. Rahman dan Agus R Sarjono



Acara SBSB (Siswa Bertanya Sastra Menjawab) di Ponpes Al-Amien Prenduan. Dari kiri: Ali Ibnu Anwar, Jamal D Rahman, Joni Ariadinata, KH Moh Idris Jauhari, Taufiq Ismail, Moh Hamzah Arsa, Hasan Sanjuri



Bersama mas Dedy Mizwar saat menghadiri Kongkow Sastra di Gelanggang Remaja, Senen, Jakarta.



Selepas acara bedah buku Sepasang Mata yang Cemburu bersama D. Zawawi Imron di Universitas Muhammadiyah Jember

Linky


"Bila kau tak ingin menghilang dari dunia ini, maka berbuatlah sesuatu yang patut dikenang dan tulislah sesuatu yang mesti diabadikan" Kalau saja ungkapan itu tidak salah, mengapa harus kita hindari. Mencoba! tidak ada salahnya. Berbuat! suatu keharusan. Salah! Who makes no mistakes, makes nothing! Ya, begitulah kira-kira! Selamat membaca!

salam
Ali Ibnu Anwar

Day to Day

Mei 2008
S S R K J S M
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Numpang

Dokumen

Suara Sumbang

Nge-blog yuk!