Kampoeng Pujangga

Ikon

Akhirnya Kita Berpisah

-The Song of Ah-

akhirnya kita berpisah
menuntaskan pertemuan
meniangkan tubuh kita
pada jumlah hari dan detak detik.

airmata kita mengalir
saat angin berhembus di antara sujud kita
dan udara membawa wujud semesta
masuk ke liang hati dalam diri.

pedih melantun,
cemas mengalun
di dada kita penuh semesta jarum.

pada lambaian tahun
mata kita terus berayun
menuntun hati yang tentram
di kurung ruang yang tak jauh
tapi berjarak cukup melelahkan.

di tempat kau bercita-cita
menjadi purnama.

Madura, 2004

Filed under: Sajak

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Linky


"Bila kau tak ingin menghilang dari dunia ini, maka berbuatlah sesuatu yang patut dikenang dan tulislah sesuatu yang mesti diabadikan" Kalau saja ungkapan itu tidak salah, mengapa harus kita hindari. Mencoba! tidak ada salahnya. Berbuat! suatu keharusan. Salah! Who makes no mistakes, makes nothing! Ya, begitulah kira-kira! Selamat membaca!

salam
Ali Ibnu Anwar

Hot News

Day to Day

Mei 2008
S S R K J S M
    Jun »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Numpang

Dokumen

Suara Sumbang

Nge-blog yuk!

%d blogger menyukai ini: