Kampoeng Pujangga

Ikon

Kegelisahan Ruang

-mengenangmu sayang-

di dalam kamar kosong,
ingin rasanya kupadamkan malam
dengan nyanyian kegelisahan ruang
yang runtuh di balik sepi.
mimpi berjalan dari arah timur
menuju tepi gelisah.

di dalam kamar kosong ini
tak lagi sunyi berkecapi.
detik jam diam
suara semakin hening dan hancur
hingga jatuh ke tebing-tebing rinduku
pada malam pertemuan itu.

hatiku lumpuh
menyerah pada seluruh dirimu.

oh, kau yang semakin kukenal
dalam wujud dan ketiadaan.
apa yang dapat kulepaskan
dari kegelisahan ruang
di kamar kosong ini?

Madura, 2005

Filed under: Sajak

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Linky


"Bila kau tak ingin menghilang dari dunia ini, maka berbuatlah sesuatu yang patut dikenang dan tulislah sesuatu yang mesti diabadikan" Kalau saja ungkapan itu tidak salah, mengapa harus kita hindari. Mencoba! tidak ada salahnya. Berbuat! suatu keharusan. Salah! Who makes no mistakes, makes nothing! Ya, begitulah kira-kira! Selamat membaca!

salam
Ali Ibnu Anwar

Hot News

Day to Day

Mei 2008
S S R K J S M
    Jun »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Numpang

Dokumen

Suara Sumbang

Nge-blog yuk!

%d blogger menyukai ini: