Kampoeng Pujangga

Ikon

Lagu-lagu Lelah

lagu bagi : Ofa
nyanyian yang mana sayang
mari aku pilihkan setembang


sebuah kaset yang kuputar
menuang sedikit kabut di lubang pendengaranku.
wajahmu yang selalu mengumpat di tepi karang
seolah mendekap ombak yang singgah di pasir pantai.

lagu-lagu itu telah lelah, sayang
karena tak mampu singgahi kecemasanku
pada angka-angka yang kugambarkan pada sebuah teka-teki,
hingga basah di genangan persajakan rindu.

cemas dan lelah
adalah peta nasib yang aku ciptakan.
bayangan putihmu tak lebih dari sebuah teriakan ombak
yang membuatku sejuk atau tenggelam.
melahirkan surga dan kesetiaan,
barangkali juga prosa ataupun dosa.

langit mengemas ruang-ruang raksasa
membuatku sibuk menghitung huruf-huruf keramat.
namun kau tetap menjadi bayang-bayang
menjauhkanku dari jangkauan peperangan.

-selagi kita masing bisa bernyanyi,
maka menyanyilah lebih keras.
mari kita tuangkan suara yang mirip
dengan sebuah perjanjian-

Jember, 2004-2006

Filed under: Sajak

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Linky


"Bila kau tak ingin menghilang dari dunia ini, maka berbuatlah sesuatu yang patut dikenang dan tulislah sesuatu yang mesti diabadikan" Kalau saja ungkapan itu tidak salah, mengapa harus kita hindari. Mencoba! tidak ada salahnya. Berbuat! suatu keharusan. Salah! Who makes no mistakes, makes nothing! Ya, begitulah kira-kira! Selamat membaca!

salam
Ali Ibnu Anwar

Hot News

Day to Day

Mei 2008
S S R K J S M
    Jun »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Numpang

Dokumen

Suara Sumbang

Nge-blog yuk!

%d blogger menyukai ini: