Kampoeng Pujangga

Ikon

Pencarianmu

mengartikan kehidupan
tak cukup dengan menuntaskan keputusan.
mungkin kau belum paham,
kawin itu tak semudah
menyanyikan lagu kesedihan.
karena di dalamnya
kita harus belajar sujud di bawah ranjang
kadang kau harus menangis
dan berani melihat gelap
beginilah!
kau akan tahu betapa sulit
melukis pada warna hitam
di lipatan ruang kehilangan.

jangan pula kau jadikan pikiran
lantaran tenggelam
dalam gelombang kebingungan.

nanti dengan sendirinya
kau akan pandai melukis
kesungguhan hidup yang selalu
berkerut dalam otakmu.
jangan memaksa gelombang
jatuh di keningmu.
karena waktu akan pudar
namun pasti sampai
hingga kau usai menahan kecemasan.

biarkan sayap-sayap itu
tumbuh di pundakmu.
dia akan mengantarmu
menuju pelaminan abadi.
dan kau akan memilih jadi burung,
terbang diantara kalimat-kalimat angin
menghantam sebuah episode
sebagai sejarah penuh warna-warni.

-sampai pencarianmu kau catat dalam tangisan-

Madura, 2006

Filed under: Sajak

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Linky


"Bila kau tak ingin menghilang dari dunia ini, maka berbuatlah sesuatu yang patut dikenang dan tulislah sesuatu yang mesti diabadikan" Kalau saja ungkapan itu tidak salah, mengapa harus kita hindari. Mencoba! tidak ada salahnya. Berbuat! suatu keharusan. Salah! Who makes no mistakes, makes nothing! Ya, begitulah kira-kira! Selamat membaca!

salam
Ali Ibnu Anwar

Hot News

Day to Day

Mei 2008
S S R K J S M
    Jun »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Numpang

Dokumen

Suara Sumbang

Nge-blog yuk!

%d blogger menyukai ini: