Kampoeng Pujangga

Ikon

Naik Kereta ke Cirebon: Jangan Lewatkan Nasi Jamblang


Naik kereta sungguh mengasyikkan. Siapapun akan merasa rugi kalau semasa hidupnya tidak pernah menikmati indahnya naik kereta. Di samping perjalanan kita dapat ditempuh dengan cepat, kita juga dapat melihat indahnya pulau indonesia yang hijau. Karena kereta biasanya melewati tempat-tempat yang sepi atau desa-desa dan pesawahan.
Pertamakali aku merasakan naik kereta, ketika aku pulang dari Surabaya ke Jember bersama seorang teman gadisku. Saat itu bulan hanya separuh, dan separuhnya adalah cahaya wajahnya yang mengendap menuju cela lensa mataku. Suasana kereta yang sepi, ternyata membawa keindahan. Tak ada suara lain, selain gerbong kereta yang menderu-menggaung seperti teriakan setan dari dalam gua yang tertutup.
Sejak saat itu aku senang naik kereta.
Ada sesuatu yang patut saya catat dan perlu saya abadikan dalam perjalanan saya ke Cirebon dengan kereta. Di Cirebon, ada nasi yang namanya Nasi Jamblang. Nasi Jamblang adalah nasi biasa, yang dibungkus dengan daun jati. Kemudian lauknya berupa pepes, dan yang membuat saya tidak ingin melewatkannya setiap kali berkunjung ke Cirebon adalah, SAMBALnya itu loh! mak nyos!
Nasi Jamblang ternyata punya sejarah. Konon, di sebuah desa bernama Jamblang, banyak penduduk yang bekerja menjadi buruh di ladang tebu. Para kaum ibu merasa bingung bagaimana caranya para buruh itu bisa makan tanpa harus pulang ke rumah. Saat itu masih belum ada rantang atau piring seperti sekarang. Sedangkan jarak antara rumah dan ladang tebu sangat jauh. Jadi kalo dibawa ke sana, dapat diyakinkan nasi itu akan basi.
Kemudian ada seorang ibu yang mencoba mengambil daun jati sebagi bungkus nasi itu. Dibawanya nasi yang dibungkus daun jati itu ke tempat para buruh ladang tebu bekerja. Sesampainya di sana, nasi itu masih tetap bagus dan tidak basi. Malahan, aroma daun jati menambah harum nasi bungkus itu.
Maka, sejak saat itu kemudian orang Cirebon menjadikan Nasi Jamblang sebagai jajanan favoritnya.
Salam!

Filed under: Catatan Mungil

One Response

  1. infogue mengatakan:

    Artikel di blog ini menarik & bagus. Untuk lebih mempopulerkan artikel (berita/video/ foto) ini, Anda bisa mempromosikan di infoGue.com yang akan berguna bagi semua pembaca di tanah air. Telah tersedia plugin / widget kirim artikel & vote yang ter-integrasi dengan instalasi mudah & singkat. Salam Blogger!
    http://www.infogue.com
    http://kuliner.infogue.com/naik_kereta_ke_cirebon_jangan_lewatkan_nasi_jamblang

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Linky


"Bila kau tak ingin menghilang dari dunia ini, maka berbuatlah sesuatu yang patut dikenang dan tulislah sesuatu yang mesti diabadikan" Kalau saja ungkapan itu tidak salah, mengapa harus kita hindari. Mencoba! tidak ada salahnya. Berbuat! suatu keharusan. Salah! Who makes no mistakes, makes nothing! Ya, begitulah kira-kira! Selamat membaca!

salam
Ali Ibnu Anwar

Hot News

Day to Day

Mei 2008
S S R K J S M
    Jun »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Numpang

Dokumen

Suara Sumbang

Nge-blog yuk!

%d blogger menyukai ini: