Kampoeng Pujangga

Ikon

Bom

bomLedakan terdengar tiba-tiba. Orang-orang yang melintas kalangkabut. Suasana riuh. Pemadam kebakaran berusaha memadamkan. Beratus-ratus petugas keamanan dikerahkan. Tempat-tempat yang diduga akan menjadi sasaran peledakan segera diamankan.

Di mana-mana desasdesus akan terjadi ledakan menyebar pesat di seantero Jakarta. Mal-mal, plasa, dan tempat pembelanjaan lainnya sepi seketika. Jalananpun lengang. Semua orang ketakutan. Takut kalau-kalau gedung dekat jalan yang mereka lintasai meledak dan mengeluarkan api. Serpihannya pasti akan sampai padanya.

Seakan percakapan malaikat itu ada benarnya, ketika meminta Tuhan membatalkan penciptaan manusia. Konon alasan malaikat adalah, manusia itu perusak.Tuhan memang Mahamengetahui misteri. Malaikatpun akan tetap tunduk dan ruku’ walau Tuhan hanya berkata: Aku lebih tahu banyak hal yang tak kau ketahui.

Setelah penciptaan Adam dan Hawa dalam surga, Iblis datang memengaruhinya. Berhasil. Buah Khuldi cukup membuat Adam dan Hawa tergoda. Sebenarnya, Iblislah yang menggoda. Bukan buah khuldi itu.

Dalam Faust karya Johann Wolfgang von Goethe, konon Mephisto, iblis yang suka menyeret manusia menjadi pengikutnya, minta izin untuk menggoda Faust, hamba Tuhan yang taat. Namun, iblis itu kemudian menguasai daya nalar dan kehidupan Faust. Keduanya berjanji dalam sebuah kesepakaan, untuk sehidup semati, meski akhirnya persekutuan tersebut melahirkan malapetaka bagi manusia lainnya.

Tapi bom bukan malapetaka. Faust bukanlah tersangka peledakan bom. Tahun 2003, pernah terjadi ledakan dahsyat yang sama di JW Marriot. Artinya, bila meledak lagi, tak jauh berbeda dengan cunguk yang jatuh ke lubang kedua kalinya. Sulit dipercaya memang. Tapi sudah terjadi.

Lantas, kalo terjadi ledakan ketiga kalinya, ledakan yang terdengar tiba-tiba, orang-orang yang melintas akan kalangkabut? Suasana riuh? Pemadam kebakaran berusaha memadamkan? Beratus-ratus petugas keamanan dikerahkan? Tempat-tempat yang diduga akan menjadi sasaran peledakan segera diamankan?

Jika memang demikian. Tunggu saja ledakan-ledakan berikutnya. Bila lalai mewarnai pribadi manusia, tentu, beberapa tahun mendatang, para wartawan tinggal mengganti nama, jumlah dan identitas korban serta nama tersangka. Karena memang yang sudah-sudah.

Filed under: Catatan Mungil

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Linky


"Bila kau tak ingin menghilang dari dunia ini, maka berbuatlah sesuatu yang patut dikenang dan tulislah sesuatu yang mesti diabadikan" Kalau saja ungkapan itu tidak salah, mengapa harus kita hindari. Mencoba! tidak ada salahnya. Berbuat! suatu keharusan. Salah! Who makes no mistakes, makes nothing! Ya, begitulah kira-kira! Selamat membaca!

salam
Ali Ibnu Anwar

Hot News

Day to Day

Juli 2009
S S R K J S M
« Jan   Apr »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Numpang

Dokumen

Suara Sumbang

Nge-blog yuk!

%d blogger menyukai ini: